Logistics

Bersaing Dengan Perusahaan Logistik Asing

Bersaing Dengan Perusahaan Logistik AsingSalah satu paket kebijakan ekonomi X pemerintahan Jokowi-JK adalah mengenai revisi Penanaman Modal Asing (PMA) mengenai Daftar Negatif Investasi (DNI). Sektor usaha logistik tidak luput mendapatkan revisi tersebut. Pada sektor logistik, peningkatan besaran modal asing ditetapkan sebanyak 33% untuk tiga bidang usaha, yaitu distributor dan pergudangan meningkat menjadi 67%, serta cold storage meningkat menjadi 100%.

di kalangan logistik Indonesia, ada pro-kontra mengenai kebijakan pemerintah yang diambil ini. Pihak yang pro mengatakan dengan membuka iklim investasi perusahaan logistik asing di Indonesia, maka iklim usaha logistik akan berkembang, karena perusahaan asing akan menarik perusahaan logistik lokal untuk bekerja sama. Selain itu, perusahaan logistik lokal akan semakin kompetitif karena medapatkan transfer knowledge dari perusahaan logistik asing.

Akan tetapi pihak yang kontra mengatakan, bahwa hal ini akan mematikan perusahaan logistik lokal. Dengan kata lain, saat ini perusahaan logistik lokal belum memiliki daya saing terhadap perusahaan logistik asing.

Ada beberapa catatan jika kita melihat bagaimana perkembangan dunia usaha logistik di Indonesia. yang pertama adalah disorotinya biaya logistik di Indonesia yang sangat tinggi. salah satu faktornya adalah ketidakmampuan melakukan efisiensi pada komponen yang menyangkut investasi, misalnya saja moda transportasi. Investasi pada moda transportasi dipandang sebagai salah satu tantangan tersendiri bagi pelaku industri. Misalnya saja dalam menghitung umur ekonomis semaksimal mungkin. Selain itu ketidakpatuhan terhadap regulasi demi mendapatkan margin setinggi mungkin juga menjadi hal yang jamak di Indonesia.

Beberapa hal yang bisa kita lihat dari perusahaan logistik asing adalah kemampuan dalam permodalan yang tinggi, penguasaan teknologi dan jaringan global yang dimiliki. Dengan prosentase di dalam DNI tersebut, tentu perusahaan logistik lokal dapat memastikan masih dibuka peluang untuk bekerja sama.

Salah satu catatan menarik adalah, dengan tiga kekuatan perusahaan logistik asing tersebut adalah kekuatan tersebut terukur, sehingga dengan demikian ketiga hal tersebut dapat memacu perusahaan logistik lokal untuk berkompetisi di dalam melakukan efisiensi biaya logistik.

Satu hal lagi yang menjadi catatan adalah dengan penduduk Indonesia yang banyak, maka kita bisa melakukan kompetisi dalam pengelolaan sumber daya manusia yang kompeten di dalam dunia logistik

Artha Nugraha Jonar
blogger yang belajar dengan menulis
http://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.