Sharing

Komitmen Untuk Hidup Sehat

screenshot-2016-12-03-09-25-52

Beberapa minggu lalu saya menceritakan mengenai mi band yang saya pakai untuk memantau aktifitas harian, terutama berapa banyak langkah yang saya jalani, postingnya bisa dibaca di sini. Kali ini saya akan sharing mengenai Sony Smart Watch 3 yang baru saya beli.

Jam tangan pintar atau Smart Watch ini baru saya beli seminggu lalu di Tokopedia, lumayan dapat harga yang miring. Setelah beberapa hari dari pemesanan, akhirnya datang juga di kantor jam tangan pesanan saya ini.

Setelah saya buka dan saya nyalakan, ternyata saya masih bingung cara kerjanya. Betul-betul blank bagaimana sih Sony Smart Watch ini bekerja. Setelah browsing  sana-sini, akhirnya ketemu juga cara kerjanya.

Tapi sebelumnya saya mau ceritakan mengenai jam ini. Jam ini diproduksi oleh Sony, saat ini sudah masuk ke versi 3. Keunggulannya adalah jam ini punya fitur GPS internal yang menurut saya ini fitur yang keren, mungkin tidak dipunyai beberapa jam pintar lainnya. Selain itu smart watch ini juga mempunyai fitur untuk menghitung langkah kaki, cuma sayangnya tidak ada pengukur heart rate, masih kalah dengan mi band 1 pulse yang saya punya sebelumnya.

Cara kerja jam ini ternyata adalah melakukan sinkronisasi semua aplikasi yang ada di HP yang kita sinkronisasikan. Jika aplikasi mempunyai fitur yang bisa mendukung smart watch, maka secara otomatis disinkronisasikan dengan jam tangan, dan otomatis terinstall di jam. Misal, saya install strava, aplikasi untuk aktifitas olahraga di HP, setelah sinkronisasi saya mendapati ada icon strava di jam, yang artinya aplikasi strava sudah terinstall di jam dan terintegrasi dengan aplikasi di HP.

Selain itu jam ini juga bisa mengecek sms, caller atau menerima telepon. Saya tidak mengaktifkan semua fitur di jam tangan ini, karena kebetulan tujuan saya membeli jam ini adalah untuk mencatat aktifitas olahraga saya, tanpa saya perlu repot lagi untuk membawa HP, misal untuk lari ataupun bersepeda. Jadi HP bisa dikantongin saja atau bahkan ditinggal di rumah saja.

Meski demikian, saya mendapati bahwa sempat aplikasi strava di jam tidak bisa sinkron dengan HP. Setelah baca-baca, saya mencoba solusi untuk uninstall strava di HP dan install ulang. Ternyata solusi ini berhasil.

oya, tampilan jam tangan ini bisa diganti-ganti lho, cari aja aplikasi smart faces. Saya sendiri pilih yang simple aja, ada jam, hari, tanggal, jumlah langkah kaki dan prosentase batere. Oya, untuk ketahanan batere sekitar 2 hari, cuma untuk menjaga supaya batere tetap penuh, saya charge tiap hari. Untuk informasi, cara charge HP ini selain pakai kabel USB, dia juga punya fitur NFC, jadi kamu bisa charge via wireless charge, sayang saya gak punya wireless charge, jadi gak bisa nyobain.

Nah, dikemanain mi band 1 pulse yang kemarin? Setelah saya tawarin ke istri saya, ternyata dia tidak mau pakai. Mau tak jual kok ya sayang. Akhirnya saya pakai setiap tidur untuk mencatat aktifitas waktu tidur, soalnya belum nemu juga di Sony Smart Watch pakai aplikasi apa.

oya, sekarang saya lagi memesan screen protectornya, cuma belum proses kirim nih sama sellernya. Saya juga lagi cari-cari strap bandnya, siapa tau bisa ganti strap band yang keren, cuma belum nemu yang jual strap band untuk sony smart watch 3 nih, kalau kamu tahu, infoin ya.

Kembali ke topik, kenapa saya membeli jam tangan ini. Ini adalah bagian dari komitmen untuk hidup sehat. Apa saja itu? Pola hidup teratur, makan,tidur. Lalu menjaga pola makan dan berolahraga.
Untuk makan, saya mulai mengurangi makanan yang berlemak, terlalu manis dan asin. Untuk Olahraga, setiap hari saya sempatkan melakukan streching ringan jika sempat saya akan lari. di hari minggu saya bersepeda minimal 10 km.
Dengan memiliki jam ini, maka saya bisa bertambah semangat untuk melakukan komitmen ini, dan bisa melihat kemajuan yang saya dapatkan setelah melakukan komitmen untuk hidup sehat.

Artha Nugraha Jonar
blogger yang belajar dengan menulis
http://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan