Berita Logistik Indonesia

Lihat Potensi Bisnis Transportasi Online, Bujang Kurir Kembangkan Aplikasi

disadur dari TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Peluang Industri Kreatif berbasis online, tampaknya juga dilirik Rizky Ramadhan(30).

Pendiri sekaligus owner jasa pengiriman barang, yang dinamainya ‘Bujang Kurir’ ini, diakuinya didirikannya, terinspirasi dari munculnya layanan ojek online di Jakarta kala itu.

Namun ia mengaku, tidak mengadopsi mentah-mentah konsep tersebut. Pihaknya, disebutnya memodifikasi total, bahkan hampir 80 hingga 90 persen.

“Karena memang dibujang kurir kami punya SOP (Standar Prosedur Operasi) sendiri. Seperti untuk penentuan harga, kalau ditempat lain, pakai tarif berdasarkan harga per kilometer, di kami tidak,” tuturnya.

Ia menjelaskan, di Bujang Kurir, penetapan tarif, dibuat berdasarkan mapping area. Harga, dibedakan menjadi dua area, yakni Black Area dan Yellow Area. Black area, mengacu pada wilayah Kota Pontianak.

Sedangkan Yellow Area, dikhususkan untuk daerah pinggiran Kota Pontianak, seperi Sungai Raya dan Sungai Raya Dalam, Kubu Raya.

Begitu pula terkait tarif. Pada Black Area, tarifnya dikenakan flat 15 ribu. Tarif ini berlaku untuk dua titik pembelian yang serah dengan alamat pengantaran barang. Sedanghkan untuk Yellow Area, tarifnya relatif lebih bervariasi. Rentangnya antara Rp 20 hingga 50 ribu, untuk dua titik pembelian yang serah dengan alamat pengantaran barang.

sumber: http://pontianak.tribunnews.com/2016/05/18/lihat-potensi-bisnis-transportasi-online-bujang-kurir-kembangkan-aplikasi

Artha Nugraha Jonar
blogger yang belajar dengan menulis
http://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.