about life

Tobat daripada tidak bertobat sama Sekali

Wuahhh, banyak banget bencana yang terjadi Di Indonesia belakangan ini. Ada yang menanggapinya dengan santai alias tidak peduli, ada yang rasa kemanusiaannya terusik dengan menjadikan dirinya sebagai relawan ataupun menyumbangkan sebagian miliknya.

Gempa bumi, Tsunami, banjir, tanah longsor, gunung meletus adalah hal yang semestinya menjadi keseharian masyarakat Indonesia. Letak geografis Indonesialah yang memang menjadikan itu semua.

Tapi sadarkah, betapa banyak alam Indonesia ini telah memberika kita kehidupan. coba lihat, betapa subur dan kayanya Indonesia. Sejak dulu, Indonesia sangat dikagumi oleh bangsa lain. Negara yang unik, dan strategis. begitupun masyarakatnya, begitu majemuk. Betapa Tuhan telah memberikan kita karunia yang banyak ini.

Sayangnya….
kekayaan ini hampir tidak disadari oleh penghuni Indonesia. Bencana terjadi, yang ada saling menyalahkan.
Bencana terjadi, yang ada memanfaatkan popularitas.
Sedih banget…. 🙁

Padahal, kehidupan kita masih harus berlanjut. Yang perlu dilakukan adalah hanya bersyukur setiap hari untuk segala berkat karunia yang diberikan oleh Tuhan, dan memohon ampunan atas segala dosa yang kita perbuat.

Biar di luar sana banyak orang jahat, banyak koruptor. Jangan pedulikan itu semua. Jangan protes jika mereka kok tidak dapat azab yang seperti terjadi di merapi, wasior atau mentawai. Ini bukan sinetron atau film, di mana orang jahat akan dapat ganjaran. Jika mereka sampai saat ini masih bisa tertawa-tawa. masih bisa kawin dengan artis sinetron yang tercantik, masih bisa menonton pertandingan tenis di Bali, masih bersumpah-sumpah tidak korupsi di depan anggota dewan, biarkan saja. Yang penting kita bertobat dan tidak meniru dagelan mereka.

Artha Nugraha Jonar
blogger yang belajar dengan menulis
http://www.arthanugraha.com

3 thoughts on “Tobat daripada tidak bertobat sama Sekali”

  1. Menurut Saya kok tidak ada korelasinya ya antara bencana alam dengan tingkah laku manusia itu sendiri.
    Sepanjang yang Saya tahu dari diskusi kecil dengan para ahli geologi ataupun dari buku yang Saya baca, setiap hari selalu terjadi gempa bumi. Namun dalam skala yang kecil sehingga manusia tidak merasakan. Ini disebabkan bahwa semua benua yang ada di bumi ini sebenarnya mengapung! Jadi pergeseran selalu terjadi setiap saat. Bahasa kerennya deformasi.
    Sebelum ada kehidupan di bumi ini, berkali-kali bumi mengalam gempa yang dahsyat. Hal itu karena bumi melakukan yang dinamakan deformasi itu. Atau mencari bentuk. Selain itu memang harus ada energi yang harus dilepaskan.
    Jadi hemat Saya, tidak ada korelasinya antara bencana alam dengan pertobatan manusia. Mungkin banjir bisa dijadikan pengecualian. Karena itu jelas-jelas ulah manusia yang merusak dengan menebang pohon atau membuang sampah di aliran sungai.
    Terima kasih.

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.