about life

Usia 2 tahun Pelahap komputer

image

Michael Alexander Xaverius Thetha, adalah anak saya yang saat ini berusia 2 tahun 11 bulan. Pada usianya saat ini, kegemaran akan bermain komputer sangat tinggi.

Apakah ada hubungannya dengan buku komputer yang saya sertakan dengan ari-arinya yang ditanam dirumah orang tua saya? mungkin tidak ada hubungannya.

Perkembangan motorik halus Akel, begitu saya memanggilnya sangat cepat, itu menurut saya. pada usia satu tahun, Akel sudah bisa membuka blackberry Gemini saya dari posisi terkunci, membuka aplikasi foto dan  mengambil foto dirinya sendiri, memainkan aplikasi musik, meski lagunya itu-itu saja, hehehe. Apa anak sekarang secanggih itu ya?

di usianya yang kedua, Akel mulai belajar mengenal angka. Angka 1 sampai 10 sudah bisa dikuasainya.

dari situ, saya mencoba mengajarnya untuk menulis angka 1 sampai 10 di notebook. alhasil, setiap kali saya membuka notebook, akhirnya jadi rebutan terus dengan Akel.

sayangnya perkembangan kecerdasannya tidak diikuti dengan kemampuan berbicaranya. Meskipun bisa meresponse, komunikasi 2 arahnya tidak lancar, dan artikulasinya masih belum begitu jelas.

Ketika dibawa ke rumah sakit Hermina Tangerang untuk diobservasi, si Akel didiagnosa menderita ADHD.

ADHD, secara awamnya orang mengenal sebagai salah satu autisme. biasanya ditandai dengan perilaku hiperaktif dan ketidakmampuan untuk memusatkan perhatian.

Memang, pada saat itu Akel tidak menunjukkan gejala hiperaktif, malah cenderung tidak aktif ya. Nah, ada penelitian yang mengatakan itu ADD, dengan menghilangkan gejala hiperaktifnya, jadi hanya tidak fokus saja.

Saran dari dokter adalah dilakukan terapi okupasi dan terapi wicara. dan itu saat ini dilakukan oleh Akel.

kemampuan mengingat Akel sangat tinggi. kalau misalnya belajar flashcard (card untuk bayi yang berisi gambar) dia sangat hapal sekali urutannya. jadi belum dibuka dia sudah bisa menyebutkan.

kecenderungan ADHD, adalah akan mengalami kebosanan di dalam kehidupannnya. jika misalnya di sekolah, dia akan cenderung akan tidak mengikuti pelajarannya.

Kemampuan akel untuk mengenal angka,warna, bahkan mengetik angka di komputer sudah tidak diragukan. Nah, buat apa disekolahin ya?

Ternyata, kekurangannya adalah sosialisasi dengan lingkungan. Misal, jika bermain dengan anak-anak sekitar perumahan, dia cenderung untuk bermain sendiri, atau hanya menatap temannya yang bermain. Apa karena Akel anak paling kecil ya?

Bulan depan, Akel akan diobservasi lagi untuk melihat perkembangan terapinya.

Artha Nugraha Jonar
blogger yang belajar dengan menulis
http://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.