Berita Logistik Indonesia

Berambisi Jadi Perusahaan Besar, Posindo Akan Akuisisi Perusahaan Logistik 2017

Berambisi Jadi Perusahaan Besar, Posindo Akan Akuisisi Perusahaan Logistik 2017

disadur dari Bisnis.com, JAKARTA – PT Pos Indonesia (Persero) akan melakukan akuisisi dengan perusahaan logistik pada 2017.

Direktur Utama PT Pos Indonesia (Posindo) Gilarsi Wahju Setijono mengatakan ada kemungkinan pada 2017 pihaknya akan melakukan akuisisi dengan perusahaan bisnis logistik.

“Ya kemungkinan tahun depan kami akuisisi saya tak bisa sebutkan perusahaannya apa. Sebenarnya logistik ini sesuatu yang masih baru, reorientasi saja tetapi core business kami sebenarnya kurir, financial services, dan logistik bukan e-commerce saja,” jelas Gilarsi, Kamis (12/5/2016).

Guna mengejar akusisi tersebut, tahun ini Gilarsi menargetkan pendapatan Posindo harus berada di kisaran Rp5 triliun sampai Rp6 triliun.

Sebelumnya, Gilarsi mengatakan pihaknya tengah melakukan sejumlah perbaikan manajemen internal guna mengejar cita-cita menjadi perusahaan logistik terbesar dari Timur.

Adapun salah satu langkah yang akan dilakukan Gilarsi adalah mencontoh kesuksesan sejumlah perusahaan logistik internasional seperti DHL karena ingin mencapai pendapatan Rp80 triliun selama lima tahun ke depan. “Kami bercita-cita bisa menjadi perusahaan logistik terbesar dari Timur,” ungkapnya.

Gilarsi menyebut pendapatan DHL per tahun bisa mencapai Rp800 triliun. Dia pun bercita-cita agar Posindo bisa mengambil target pendapatan 10% saja dari pendapatan DHL untuk lima tahun ke depan, yakni sekitar Rp80 triliun.

“Meskipun kami belum mencapai pendapatan sampai Rp5 triliun saja, kami optimistis untuk mencapai target itu, memang tidak realistis, tetapi bisa saja terjadi,” sambung Gilarsi.

Alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menyatakan potensi pendapatan tersebut sangat memungkinkan dengan peningkatan angka transaksi melalui e-commerce.

Gilarsi berpendapat pertumbuhan e-commerce di Indonesia bisa mencapai Rp40 triliun, dengan asumsi pendapatan tersebut 1% dari pendapatan ritel sekitar Rp400 triliun per tahun.

“Di China saja pendapatan e-commerce bisa 7,8% dari pendapatan ritelnya dalam waktu 10 tahun. Saya memprediksi Indonesia bisa lebih cepat dari China sehingga pertumbuhannya akan lebih besar, karena terjadi disruptive innovation yang cepat,” terangnya.

Hal ini juga diakui Gilarsi mendorong dirinya semakin melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri, khususnya ke negara-negara yang memiliki pelayanan e-commerce terbesar di dunia antara lain; Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan China.

sumber: http://industri.bisnis.com/read/20160512/98/546908/berambisi-jadi-perusahaan-besar-posindo-akan-akuisisi-perusahaan-logistik-2017

Artha Nugraha Jonar
Saat ini bekerja di perusahaan logistik. Sedang belajar bahasa pemrograman komputer. Hobi jalan-jalan, makan dan bersepeda.
https://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.