IT

Hacker Kampus STIKOM Surabaya Mendunia

Menuliskan ini seakan menjadi dilema buat saya. STIKOM Surabaya adalah almamater saya. Banyak sekali lulusannya yang berhasil baik di bidang IT maupun bidang lainnya. Berita Hacker Kampus STIKOM Surabaya yang ditangkap oleh pihak kepolisian yang bekerja sama dengan FBI karena melakukan hacking dan pemerasan rupanya membuat saya berada di satu sisi bangga, di sisi lain kecewa karena hacker tersebut melakukan pemerasan. Saat ini masih dalam proses penyidikan pihak kepolisian. Meski ada juga pihak yang menuding media terlalu berlebihan dalam memberitakan kasus ini, intip tulisannya di sini . Dari pemberitaan online, pihak kampus masih melakukan rechecking apa benar mahasiswanya yang menjadi pelaku hacking tersebut. Tetapi dari pengakuan tersangka, mereka mengaku kuliah di STIKOM Surabaya

Hacker Kampus STIKOM Surabaya
sumber: readwrite.com

Tidak ada yang salah sebetulnya dengan hacker. dalam dunia IT, salah satu hal yang membuat semakin berkembang adalah semangat untuk selalu melakukan perubahan, mungkin dalam dunia engineering, orang-orang IT bergerak sangat dinamis, termasuk dalam pengelolaan keamanan. Proses hacking adalah mencari celah keamanan dari suatu infrastruktur IT dan mencoba melakukan perbaikan di celah tersebut. Tidak heran profesi hacker adalah profesi yang sangat terhormat. Sayang ada yang memanfaatkannya untuk melakukan tindakan kejahatan. Oleh sebab itu secara tidak formal ada istilah white hat hacker dan  black hat hacker untuk menunjukkan polarisasi sikap aksi yang dilakukan. White hat hacker memberikan informasi kepada korbannya dan seringkali membantu untuk memperbaiki. Sedangkan black hat hacker lebih cenderung mencari keuntungan, melakukan pemerasan misalnya.

Blog ini dulu juga pernah dihack. Lucunya dalam waktu singkat blog ini dihack oleh banyak orang. Tapi ada salah satu hacker yang membantu saya memperbaiki blog ini, cerita lengkapnya ada di sini.

Sekali lagi, hacker adalah posisi yang sangat penting dalam dunia IT. Tidak bisa lagi kita melihat bahwa hacker hanya melulu melakukan perusakan dan tindakan kejahatan. Menyikapi jika ada mahasiswa yang melakukan black hat hacking bagaimana? tentu dikembalikan lagi pada kebijakan manajemen perguruan tinggi tersebut.
Kalau saya kok malah melihat mereka sebagai asset ya?

Artha Nugraha Jonar
Saat ini bekerja di perusahaan logistik. Sedang belajar bahasa pemrograman komputer. Hobi jalan-jalan, makan dan bersepeda.
https://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.