Masihkah Bitcoin Memberikan Keuntungan Yang Menggiurkan di tahun 2020?

Meski saat ini sudah satu bulan lebih kita menjalani tahun 2020, untuk memperbincangkan salah satu cryptocurrency dengan jumlah aset terbesar di dunia rasanya tidak ada kata terlambat. Tentu sudah pada tahu kan apa yang saya maksud? Benar, kita bakalan memperbincangkan tentang Bitcoin. Pada artikel ini saya akan membagikan jawaban tentang pertanyaan “Masihkah Bitcoin Memberikan Keuntungan Yang Menggiurkan di tahun 2020?”

Jika kembali lagi pada tahun-tahun sebelumnya, ini adalah masuk tahun ketiga saya berinvestasi di cryptocurrency. Bermula pada tahun 2017 merupakan waktu pertama kali saya berinvestasi di cryptocurrency. Pada saat itu, saya berfokus pada tiga aktifitas investasi cryptocurrency, yaitu cloud minning, trading dan ICO. Pada tahun 2019 yang lalu hingga berjalan saat ini, saya lebih berfokus kepada aktifitas trading.

Sebelum menjawab pertanyaan apakah pada tahun 2020 ini, berinvestasi di cryptocurrency dapat memberikan keuntungan, saya ingin memberikan paparan mengenai data terakhir perdagangan cryptocurrency di Indonesia dan dunia.

Bitcoin Memberikan Keuntungan
Indodax
Bitcoin Memberikan Keuntungan
CoinMarketCap

Pada gambar pertama adalah hasil capture dari situs jual beli cryptocurrency Indodax, yang merupakan salah satu situs jual beli cryptocurrency terbesar di Indonesia. Sedangkan pada gambar kedua berasal dari capture situs coinmarketcap, sebuah penyedia informasi cryptocurrency yang diperdagangkan di seluruh dunia.

Analisa Volume Transaksi

Saya akan mengajak anda untuk melihat lebih lanjut mengenai volume perdagangan yang terjadi, baik di Indonesia yang diwakili dengan data dari Indodax maupun secara global dengan data yang diwakili dari Coinmarketcap. Kedua gambar tersebut dicapture pada tanggal 4 februari 2020. Saya akan fokuskan kepada volume perdagangan yang terjadi. Pada data yang ditampilkan di capture tersebut, kita dapat melihat bahwa pada gambar pertama (capture Indodax) menunjukkan volume perdagangan (jual-beli) pada market BTC/IDR sebesar 28 Milyar rupiah. Selanjutnya saya akan fokuskan pada perdagangan Bitcoin terhadap rupiah saja. Berdasarkan data tersebut kita dapat melihat bahwa data transaksi secara global (data Coinmarketcap) menunjukkan volume perdagangan Bitcoin di seluruh dunia mencapai hingga 413 Trilyun.

Maka dari data tersebut, saya meyakinkan diri saya bahwa perdagangan cryptocurrency masih sangat bagus. Namun untuk lebih pastinya, saya mau sampaikan ada 2 hal mengapa saya menganggap berinvestasi Bitcoin memberikan keuntungan:

  1. Volume Transaksi yang masih besar
    Dengan volume transaksi yang besar, meyakinkan saya untuk tetap berinvestasi di Bitcoin. Dari data volume tersebut, membuktikan bahwa Bitcoin masih diminati sebagai asset.
  2. Nilai tukar terhadap cyrptocurrency Berada Pada Jangkauan Normal
    Hal lain yang membuat saya tetap berinvestasi di Bitcoin adalah mengenai kecenderungan nilai tukar yang stabil dan benar-benar mengikuti pasar pada beberapa bulan belakangan ini. Jika pada awal-awal tahun 2017, ketika saya pertama kali membeli asset, kita dapat melihat harga Bitcoin berfluktuasi secara liar. Sedangkan pada beberapa bulan ini kita dapat melihat bahwa nilai tukar Bitcoin cenderung stabil. Saat tulisan ini saya buat, nilai tukar Bitcoin terhadap rupiah sebesar 127 juta-an.

Dari kedua hal tersebut maka meyakinkan saya bahwa investasi di Bitcoin masih sangat bagus dan memberikan keuntungan yang signifikan. Di tahun 2020 ini saya melakukan aktifitas di cryptocurrency dengan cara yang berbeda dengan apa yang saya lakukan dahulu. Jika pada saat pertama kali saya berinvestasi pada cryptocurrency saya melakukan 3 aktifitas ini, yaitu trading, mining dan ICO. Maka pada setahun yang lalu, saya sudah merubah cara saya berinvestasi dengan hanya membeli beberapa cryptocurrency yang memiliki volume tertinggi saja dan berpotensi terhadap pemanfaatan blockchainnya secara masif. Pada saat itu saya memilih Bitcoin, Ethereum dan EOS.

Fokus 2020

Pada tahun 2020 ini, saya berfokus pada salah satu cryptocurrency saja, yaitu Bitcoin. Asumsinya adalah pada volume perdagangan yang tinggi. Artinya minat terhadap Bitcoin sebagai asset masih sangat tinggi. Kemudian aktifitas yang saya lakukan adalah dengan cara membeli asset Bitcoin setiap bulannya dan langsung memasang posisi sell dengan up harga hingga 5% dari harga beli. Posisi sell ini akan bertahan hingga 1 bulan. Jika posisi ini ternyata tidak laku, maka saya akan menaikkan harga jual dengan mengambil posisi up 10% dari harga beli. Sehingga setiap bulan saya mempatok margin 5%.

Dari aktifitas yang saya lakukan semenjak bulan oktober 2019 ini, saya sudah mendapatkan keuntungan rata-rata hingga 10%. Artinya investasi yang saya lakukan masih di atas suku bunga bank Indonesia ataupun masih di atas nilai inflasi. Dan transaksi yang paling lama “nyangkut” adalah selama 4 bulan. Transaksi yang sudah saya lakukan sebanyak 10 kali transaksi buy, dengan tingkat keberhasilan jual sebanyak 6 kali, atau 20%.

Legalitas Bitcoin

Hal lain yang masih mengganjal dari teman-teman tentang investasi Bitcoin, biasanya adalah masalah legalitas. Masih banyak yang menganggap bahwa Bitcoin itu adalah ilegal. Saya coba meluruskan sudut pandang ini. Yang pertama, jika berbicara mengenai isu legalitas Bitcoin maka hal ini dapat kita lihat dari keinginan untuk menjadikan Bitcoin sebagai alternatif alat tukar transaksi perdagangan di Indonesia. Tentu hal ini dipandang sebagai aktifitas ilegal karena jelas bertolak belakang dengan aturan yang menyatakan bahwa Rupiah adalah satu-satunya alat tukar yang sah di republik Indonesia. Pada kenyataannya, Bitcoin hingga saat ini memang tidak menjadi alat tukar transaksi, namun Bitcoin digolongkan sebagai aset atau komoditas yang bisa diperdagangkan. Oleh sebab itu, perdagangan Bitcoin diatur oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi ( Bappebti ), yang artinya penyelenggaraan perdagangan Bitcoin dipandang sebagai aktifitas yang legal oleh negara Indonesia. Ketentuan yang mengatur secara penyelenggaran perdagangan Bitcoin dapat teman-teman baca di skep Bappeti mengenai aset crypto ini.

Jadi bagaimana? Apakah anda menjadi tertarik untuk berinvestasi di Bitcoin?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.