perfect order metric
Logistics

Perfect Order Metric : Tolak Ukur Layanan Logistik

perfect order metric
sumber undraw.co

Perfect order metric dibuat sebagai acuan untuk mengukur efektifitas pemenuhan order. Di dalam bisnis logistik sebagai acuan untuk memberikan jasa layanan kepada customer, ada standar yang bisa diberikan kepada customer mengenai jasa layanannya. Perfect Order adalah salah satu standar layanan yang harus dimiliki oleh perusahaan logistik. Berbicara mengenai perfect order akan berkaitan dengan jaminan penanganan yang akan dilakukan oleh sebuah perusahaan logistik. 

Penjelasan mengenai Perfect Order dapat dipahami sebagai jaminan dalam menjalankan sebuah order dari customer dengan tepat waktu, kuantiti barang tepat, kualitas yang baik dan keakurasian proses penagihan.

Warehouse Education and Research Council’s (WERC) memberikan definisi untuk perfect order metric sebagai berikut

  • Complete
    Order dipenuhi dalam jumlah yang tepat dengan tingkat pemenuhan 100%
  • On time
    Pengiriman order dengan tepat waktu
  • Damage free
    Order dikirim tanpa ada barang yang hilang atau rusak
  • With the correct documentation and invoicing
    Order disertai dengan dokumentasi yang benar

Cara perhitungannya sebagai berikut:

(Percent of orders complete) * (Percent of orders delivered on time) *(Percent of orders damage free) * (Percent of orders with accurate documentation) * 100

The American Productivity and Quality Center (APQC) memiliki data bahwa saat ini dari beberapa perusahaan di Amerika yang didata menunjukkan indeks perfect order ada di skitar angka 90 persen. Dengan kata lain bahwa ada angka 10 persen yang menunjukkan kegagalan dalam memenuhi order. Dari data tersebut, ada ruang sebesar 10 persen untuk melakukan improvement dengan mengevaluasi lagi segala tindakan yang berkaitan dengan pemenuhan order.

Meski demikian ada juga yang menyatakan bahwa pemenuhan order yang sesuai dengan yang diharapkan yaitu mencapai hingga 100 persen adalah sesuatu hal yang hampir tidak mungkin dicapai. Misalnya ada yang mengungkapkan bahwa ada beberapa hal yang sering terjadi di luar kendali dari pengirim, seperti tidak dapat bertemu dengan penerima sesuai dengan waktu yang diminta, hal tersebut tentu akan berpengaruh pada metrik

Avatar
Artha Nugraha Jonar
Saat ini bekerja di perusahaan logistik. Sedang belajar bahasa pemrograman komputer. Hobi jalan-jalan, makan dan bersepeda.
http://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.