wisata

Pinisi Resto, Restoran Berbentuk Kapal di Glamping Lake Side, Rancabali, Bandung

Masih dengan rangkaian libur panjang menjelang lebaran, salah satu tempat yang saya kunjungi di daerah Bandung Selatan adalah sebuah restoran yang unik di tepian danau. Keunikannya adalah restoran berbentuk kapal di bandung. Nama restorannya adalah Pinisi Resto.

Selepas bermain di Ciwidey Valey Resort, itenary selanjutnya mengunjungi sebuah restoran yang berbentuk kapal ini. Lokasinya terletak di Glamping Lake Side, Rancabali, Bandung. Rancabali sendiri merupakan area perkebunan teh, sedangkan Glamping Lake Side ini adalah sebuah area wisata yang dikelola oleh perkebunan setempat.

Untuk menuju Glamping Lake Side ini sebetulnya sangat mudah. Letaknya tidak jauh dari Kawah Putih. Namun sayangnya, ketika saya mencoba mengikuti google map, saya malah tersasar ke jalan sempit yang masuk ke kebun teh. Eh, di belakang mobil saya ada juga yang ikutan nyasar dengan tujuan yang sama, yaitu ke Rancabali. Hadehhh dikerjain deh sama google map. Setelah bertanya kepada penduduk setempat, akhirnya kembalilah ke jalan yang benar.

Namun ternyata saya masih salah arah juga. menurut istri saya, restoran ini terletak di tepian Situ Patenggang. Yups beberapa tahun silam saya pernah berkunjung ke tempat ini, dan masih hafal dengan jalannya yang menuju ke arah Walini. Namun ternyata arah masuknya bukan lewat Situ Patenggang, melainkan menuju ke Glamping Lake Side atau dikenal masyarakat sana Rancabali.

Akhirnya balik arah-lah menuju ke Rancabali yang hanya beberapa ratus meter saja dari gerbang masuk Situ Patenggang.

Untuk menuju ke restoran Pinisi, kurang lebih ditempuh sejauh tiga kilometer dari gerbang masuk Gamping Lake Side. Sebelum sampai ke Pinisi Resto, kita disuguhi dengan hamparan hijau kebun teh.

Akhirnya sampai ke Pinisi Resto

Sampai tempat ini, terlihat cukup banyak pengunjung. Untuk pintu masuk disediakan dua. Yang pertama melewati jembatan gantung yang aksesnya langsung di tempat parkir, atau lewat pintu samping. Akhirnya saya lewat samping saja. yang pertama karena saya tidak nyaman berjalan di atas jembatan gantung karena takut ketinggian, alasan yang kedua karena untuk melewati jembatan gantung tersebut berbayar, hehehe.

restoran berbentuk kapal di bandung
Foto dari lantai paling atas

Masuk ke dalam Pinisi Resto saya cukup terkejut, ternyata pemandangan dari atas restoran ini sangat bagus. Pinisi resto sendiri terbagi menjadi dua lantai. Awalnya saya memilih di bagian lantai kedua, namun saya merasa kok tinggi banget ya. Akhirnya saya memilih di lantai pertama saja. Kemudian istri saya mengajak duduk di bagian samping. Wah ternyata gemeteran saya, karena sisi luarnya tidak tertutup, jadi saya agak takut. Setelah memilih melihat, ternyata di sisi luar ada tempat yang kosong, dan akhirnya kami duduk di sana.

Pemandangannya Keren Banget

Setelah memesan makanan, yang mana menu-nya cuma ada nasi goreng saja pada saat itu, hehehe. Akhirnya kami makan di sisi luar. Menakjubkan, pemandangannya sangat bagus. Lokasi Pinisi Resto yang berada di tepian Situ Patenggang membuat suasana dan pemandangannya indah. Mungkin ini tempat makan yang paling indah yang pernah saya kunjungi. Dari atas restoran, kita bisa melihat hamparan air situ Patenggang yang tenang. Meski suasana pengunjung yang ramai di restoran ini, tetap kita bisa menikmati keindahan alam sekitar.

restoran berbentuk kapal di bandung
Foto Kayak di Titanic ya, hehehe

Oya, di tempat luar ini juga dijadikan lokasi berfoto. Ada fotografer yang menyediakan jasanya juga di situ. Saya juga mengambil kesempatan untuk bisa berfoto di dekat tiang kapal.

Setelah makan selesai, tidak lupa kami melihat situ Patenggang. Dari Pinisi resto, disediakan akses menuju ke situ Patenggang. Dan terkejutnya, ternyata Pinisi resto ini berada tepat di samping batu Cinta Situ Patenggang. Yups, pada saat dulu saya ke Situ Patenggang, saya juga mengunjungi batu ini. Namun dulu saya harus naik perahu untuk menuju ke batu Cinta ini. Ternyata dahulu saya berangkat dari sisi seberang sana. Kondisi di sekitar batu Cinta juga banyak berubah. Banyak bermunculan warung-warung makan.

Sekali lagi salut dengan wisata di kawasan Ciwideuy. Tidak hanya kita menikmati keindahan kawah Putih, tetapi banyak obyek wisata lainnya seperti kolam air hangat, kebun teh, situ Patenggang dan juga makan di tempat unik Pinisi Resto, sebuah restoran berbentuk kapal di bandung. So, jangan lewatkan untuk bisa berwisata ke kawasan Ciwideuy ya.

Artha Nugraha Jonar
Saat ini bekerja di perusahaan logistik. Sedang belajar bahasa pemrograman komputer. Hobi jalan-jalan, makan dan bersepeda.
http://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.