Sharing

Salahkah Menjadi Golput?

Dari sepuluh pemilu yang pernah diadakan di Indonesia, saya hanya mengikuti satu kali Pemilu, yaitu di tahun 1997, dan pasti sudah tahu kan apa yang “harus” saya pilih? yups benar sekali Golkar (Golongan Karya)

Tapi bukan berarti saya tidak mengikuti proses yang terjadi selama Pemilu. Saya bahkan pernah menjadi pengamat Pemilu di tahun 2004 melalui Forum Rektor.

Kenapa saya memilih untuk Golput? Karena saya merasa tidak ada pilihan yang menarik. Mungkin partai-partai itu bekerja kurang keras untuk saya? entahlah. Saya hanya memilih untuk tidak memberikan suara saya kepada sesuatu yang tidak saya percayai.

di tahun 2019 ini, gerbong pemilu mulai rame lagi, meski tidak serame dan sporadis pemilu sebelumnya, mungkin karena ada beberapa batasan dari peraturan KPU untuk para peserta Pemilu. di tahun 2019 ini bangsa Indonesia juga bisa merasakan bahwa kita akan melaksanakan pemilu dengan memilih sekaligus anggota dewan dan presiden-wakil presiden. Cukup menarik, tapi saya hanya tertarik dengan prosesnya saja, tidak dengan ikut memilih.

Kontestasinya menarik karena sepertinya pertarungannya jadi bukan antar partai saja, tetapi sekarang lebih mengarah kepada pertarungan perebutan kursi presiden Indonesia. Sayangnya saat ini calon presiden hanya ada dua saja, padahal kalau lebih dari dua tentu menjadi sangat menarik.

Lalu bagaimana dengan partai? bukannya mereka juga harus berebutan kursi? Nampaknya tidak serame dulu juga sih, atau malah cenderung pasrah ya, yang penting calon presidennya jadi? entahlah, saya juga bukan caleg dan teman saya yang caleg itu juga gak pernah cerita strateginya ke saya dan saya juga gak peduli kok, hahaha.

Sampai detik ini saya masih tidak tertarik untuk mengikuti pemilu, entahlah. Tapi salah satu alasan terbesar saya adalah saya percaya bahwa siapapun yang akan terpilih nanti adalah bagian dari rencana Tuhan, maka kewajiban saya adalah untuk mendukung siapapun yang akan terpilih. Oleh karena itu saya akan menjadi bagian untuk tidak memberikan pilihan saya kepada siapapun juga.

btw, ini sih pendapat pribadi saya ya. Boleh percaya boleh tidak. Tapi ingat apapun yang saya sampaikan bisa sangat benar dan bisa juga sangat salah

Avatar
Artha Nugraha Jonar
Saat ini bekerja di perusahaan logistik. Sedang belajar bahasa pemrograman komputer. Hobi jalan-jalan, makan dan bersepeda.
http://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.