Sinkronisasi di Google Fit
kesehatan Sharing

Sinkronisasi di Google Fit

Dengan Sinkronisasi di Google Fit merekam berbagai aktifitas berolahraga. Membantu untuk memotivasi dalam menjalankan komitmen untuk hidup sehat.

Komitmen untuk hidup sehat sebetulnya menjadi dambaan setiap orang. Hanya saja untuk melakukan komitmen ini bisa dibilang tidak mudah. Mulai dari kemalasan, alasan tidak ada waktu dan banyak alasan lainnya yang mungkin bisa berbeda-beda antara orang dengan yang lain.

Dari cerita yang saya dapatkan, katanya kita bisa memulai berolahraga dengan sesuatu yang kita sukai dan tanpa paksaan. Ini ada benarnya. Pernah pada saat saya kuliah, saya setiap pagi berlari kurang lebih 2 kilometer setiap hari. Awalnya tidak langsung berlari sejauh itu, namun sesuai dengan prinsip tanpa paksaan, maka saya awalnya hanya berjalan saja, kemudian sedikit berlari. Ternyata lama kelamaan saya bisa berlari secara rutin sejauh dua kilometer setiap harinya.

Namun seiring kesibukan dan kemalasan, akhirnya aktifitas itu terhenti. Beberapa tahun terakhir saya memulai lagi untuk berolahraga, khususnya bersepeda. Olahraga sepeda ini sangat saya sukai, karena lebih santai dan bisa berjalan sampai jauh. Lumayanlah bisa berolahraga sekaligus berekreasi melihat sekeliling jalan. Namun olahraga sepeda ini hanya dilakukan pada saat hari minggu atau libur saja, mengingat waktu yang diperlukan yang tidak sedikit. Kurang lebih minimal satu jam yang saya butuhkan jika harus bersepeda.

Kemudian saya coba untuk kembali berlari. Karena kadan di pagi hari tidak sempat lari, maka saya berlari sepulang dari kantor. Sayangnya, aktifitas ini menimbulkan sakit di tulang kering saya, akhirnya aktifitas ini saya hentikan. Selanjutnya saya menggantinya dengan berjalan. Kurang lebih dua kilometer saya berjalan setiap hari.

Aktifitas lain yang saya lakukan adalah workout. Seperti yang sudah saya tuliskan sebelumnya mengenai workout, aktifitas ini lumayan menguras energi, meski waktu yang dibutuhkan sangat singkat. Terkadang otot-otot tubuh saya sampai tertarik sehingga menimbulkan rasa “njarem” di sekujur tubuh. Oleh sebab itu terkadang cuma setiap tiga hari sekali bahkan seminggu sekali saja saya melakukan workout.

Dari ketiga aktifitas di atas, saya merekam setiap aktifitasnya dengan bantuan aplikasi di android. Saya memakai Strava untuk mencatat aktifitas bersepeda dan berjalan. Sedangkan untuk workout, saya memakai aktifitas workout. Untuk melakukan sinkronisasi semua pencatatan, saya memakai aplikasi dair Google yang bernama Google Fit.

Sinkronisasi di Google Fit
Tampilan Aplikasi Google Fit di HP

Dengan Google Fit, kita bisa membuat target setiap hari, misal berapa langkah sehari, berapa kalori yang dibakar setiap hari dan berapa menit melakukan aktifitas. Semua aplikasi yang saya pakai saya catatkan dan sinkronisasi di google fit.

Selain itu, google Fit juga dapat merekam berat badan kita dan tekanan darah. Namun hanya pencatatan saja ya, bukan sebagai alat perekamnya. Dengan adanya berbagai aplikasi yang dapat dilakukan sinkronisasi di google fit

Avatar
Artha Nugraha Jonar
Saat ini bekerja di perusahaan logistik. Sedang belajar bahasa pemrograman komputer. Hobi jalan-jalan, makan dan bersepeda.
http://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.