about life

Speedy Ditargetkan Pikat 400.000 Pelanggan

Achmad Rouzni Noor II – detikInet

Jakarta, PT Telkom Tbk menargetkan layanan Speedy yang berbasis teknologi ADSL untuk akses internet, pada akhir 2007 nanti mampu meraih 400 ribu pelanggan di seluruh nusantara.

“Setelah meningkatkan infrastruktur, pelanggan Speedy secara nasional sampai akhir 2007 diharapkan bisa mencapai 400 ribu di seluruh Indonesia. Untuk mewujudkan hal tersebut, berbagai upaya dan kerjasama akan terus ditingkatkan,” ujar Direktur Network & Solution PT Telkom, Abdul Haris, di hadapan 500 pelanggan Speedy yang hadir memenuhi undangan Telkom di kantor pusatnya, Jakarta, Jumat (8/12/2006) malam.

Adapun upaya yang dilakukan demi mencapai target tersebut, BUMN telekomunikasi itu melakukan perjanjian kerjasama (PKS) dengan empat mitra. EGM Divre II Ermady Dahlan, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (9/12/2006), mewakili PT Telkom untuk ber-PKS dengan PT Metro Data E Bisnis tentang pemasaran produk Speedy yang dipaketkan dengan komputer merek ION.

Selain itu, Telkom juga melakukan PKS dengan Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO), tentang Kerjasama Pemasaran Speedy, kemudian PKS dengan PT Multi Properti Management (Pengelola Roxy Square) tentang pembentukan landmark Speedy, yang memudahkan masyarakat dalam mengakses kebutuhan yang terkait dengan Speedy, komputer, teknologi informasi, serta jaringan di pusat perbelanjaan Roxy Square, serta PKS dengan PT BNI Multifinance tentang pemasaran produk Speedy, sehingga masyarakat bisa melakukan angsuran komputer dengan permintaan produk Speedy di dalamnya.

Speedy di Jabodetabek

Di Jabodetabek, Telkom juga menargetkan layanan Speedy pada akhir 2007 nanti mampu meraih 119.000 pelanggan. Sedangkan target pelanggan di area divisi regional II itu hingga akhir 2006 mencapai 75.000 satuan sambungan layanan (SSL).

“Saat ini kami telah berhasil memasarkan 50.000 SSL. Hingga akhir tahun ini mendapatkan 75.000 SSL sepertinya bukan hal yang mustahil,” ujar EGM divre II PT Telkom, Ermady Dahlan, optimistis.

Untuk komposisi pelanggan, lanjutnya, 30%-35% berasal dari pelanggan korporasi dan sisanya pelanggan retail. Sedangkan untuk paket berlangganan yang paling diminati adalah paket personal limited yang menawarkan tarif Rp 147.000 perbulan dengan kuota kapasitas data hingga 1 Gigabit.

Ermady menjelaskan, khusus di Jabodetabek, kendala yang dihadapi oleh Telkom dalam memasarkan Speedy terletak pada sistem tagihan (billing) dan cara pemakaiaan internet yang belum efisien serta efektif oleh pelanggan.

“Ada pelanggan yang kaget ketika menerima tagihan membengkak, ketika diperiksa ternyata tidak hanya dia yang menggunakan karena password-nya diketahui orang lain. Mungkin juga karena kena spam, sehingga bagi yang menggunakan modem lama, koneksi tetap akan jalan terus,” jelasnya.

Ketika disinggung tentang kinerja Speedy yang tidak sesuai promosi, Emardy menerangkan, dalam keadaan sibuk mungkin pengaksesan agak lambat. “Selain itu harus diingat, Speedy bekerja pada jaringan kabel. Masalahnya di Jakarta selalu ada saja jalan yang digali sehingga dapat berpengaruh pada kinerja,” tandasnya. (rou)

from : http://www.detikinet.com/index.php/detik.read/tahun/2006/bulan/12/tgl/09/time/190048/idnews/718198/idkanal/328

Artha Nugraha Jonar
Saat ini bekerja di perusahaan logistik. Sedang belajar bahasa pemrograman komputer. Hobi jalan-jalan, makan dan bersepeda.
https://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.