about life

Review Film Skin Walkers

Ini adalah film yang aku gagal nomat hari senin kemarin. Yap Skin Walker, kata pacarku filmnya keren, hampir kayak I’m the Legendnya Will Smith gitu. Penasaran juga.

Ternyata kemarin malam, pacaraku bawa DVD bajakannya yang dipinjem dari teman kantornya. Lumayanlah buat preview nonton di rumah.

Film ini diawali dengan adegan kejar-kejaran. Seseorang yang dikejar itu lalu ketangkep dan dibunuh. Sementara peta yang dibawanya diambil dan dibagikan kepada kelompok-kelompok gerombolan tersebut.

Sampai sini, masih belum ngeh jalan ceritanya….

Adegan selanjutnya di sebuah rumah, ada sekelompok orang yang menonton video yang menampilkan seorang anak yang mereka yakini adalah sebuah legenda hidup, dan akhirnya mereka yang ada di rumah tersebut mengikatkan dirinya di dalam bunker rumah tersebut. Saat mengikat diri tiba-tiba lampu rumah itu padam dan salah seorang dari mereka yang tidak terikat memeriksa sekering rumah itu, dan ternyata ada sekelompok orang yang masuk ke dalam rumah tersebut dan membunuh orang yang memeriksa sekering tersebut dan masuk ke dalam bunker tersebut dan menanyakan keberadaan seorang anak. Mereka yang mengikatkan dirinya tidak mengaku dan akhirnya dibunuh.

Akhirnya kelompok yang datang ke rumah tersebut menyaksikan video tentang anak itu. Setelah meneliti video tersebut, mereka berhasil mendapatkan lokasi kota tempat tinggal anak itu.

sampai adegan inipun, aku masih bingung ceritanya tentang apa ini?

Selanjutnya adalah adegan seorang anak yang terkena asma. Ibunya mencoba membantu anak tersebut tapi anak tersebut masih belum tertolong. Akhirnya ada seorang yang membantu menyembuhkan dengan menghirupkan sebaskom air panas ke anak itu dan anak itu berhasil sembuh.

Keesokan harinya, ibunya yang seorang kasir swalayan berangkat kerja, yang dia herankan adalah kejadian malam tadi, tentang anaknya yang terkena asma sudah diketahui oleh seluruh kota.

Pada saat itu, kelompok pemburu anak itu tiba di kota itu. Anak itu yang bersama neneknya bertemu dengan kelompok itu dan akhirnya neneknya terlibat adu tembak dengan kelompok tersebut, mendengar adu tembak itu, warga kota segera menolong nenek itu dengan menghujani kelompok itu dengan tembakan.

Karena situasi yang mendesak, akhirnya beberapa orang melarikan anak tersebut dengan truk. Pada saat di truk itulah Tim, nama anak itu diceritakan tentang awal mula kejadian tersebut. Diceritakan, dia adalah sebuah legenda yang dapat menghapus kutukan manusia serigala. Pada saat berumur tiga belas tahun, yang berarti tiga hari lagi adalah hari dimana kutukan terhadap manusia serigala dipatahkan. Legenda bermula dari cerita bahwa yang dapat mematahkan kutukan adalah seorang anak hasil perkawinan antara manusia biasa dengan manusia serigala. Tim adalah hasil keturunan manusia biasa yaitu ibunya dengan ayahnya yang seorang manusia serigala.

Dikisahkan ada dua kelompok manusia serigala yang berbeda pendapat mengenai legenda tersebut. Yang pertama adalah kelompok yang ingin terlepas dari kutukan, mereka adalah kelompok yang melindungi Tim, sedangkan kelompok yang kedua adalah kelompok yang beranggapan bahwa manusia serigala adalah ras lain dari mahluk hidup, dan kebiasaan menghirup darah manusia adalah kebiasaan yang sudah mendarah daging, kelompok inilah yang menginginkan Tim mati sebelum umur tiga belas tahun.

Adegan selanjutnya adalah kejar-kejaran antara dua kelompok, sampai pada puncaknya adalah saat Tim tiba-tiba pingsan dan dilarikan di rumah sakit. Di rumah sakit itulah kedua kelompok bertemu lagi dan akhirnya saat kelompok pelindung Tim hendak menyelamatkan diri dari rumah sakit, tak dinyana salah seorang kelompok pelindung itu menjadi sandera kelompok pemburu. Di saat itulah baru disadari oleh Tim dan ibunya, bahwa salah seorang pemburu itu ternyata adalah ayah dan suaminya yang dikabarkan telah meninggal yaitu, Caleb.

Akhirnya kelompok pelindung Tim berhasil menyelamatkan diri dan berlindung di sebuah gua. Ternyata salah seorang anggota kelompok pelindung tidak merelakan pacarnya yang disandera kelompok pemburu. Dan tanpa disadari pada saat membawa kembali pacarnya, pacarnya tersebut telah menjadi manusia serigala yang ganas dan berhasil membunuh beberapa orang kelompok pelindung tersebut. Akhirnya tersisa Jonas, paman Tim bersama Tim dan ibunya, merekapun berlindung di sebuah pabrik.

Di pabrik inilah merupakan pertarungan terakhir antara kelompok pemburu yang tersisa tiga orang dengan Jonas, Tim dan ibunya. Sebelum bertarung, Jonas, paman Tim berpesan, jika ia menjadi manusia serigala yang ganas ia minta dirinya ditembak.

Akhirnya pertarungan pun dimulai, pada saat terakhir, ketika kedua orang anggota kelompok pemburu berhasi dibunuh, bertarunglah Jonas dengan Caleb, ayah Tim. Pertarungan ala manusia serigala ini akhirnya dimenangkan oleh Jonas yang menggigit leher Caleb. Karena sudah mengigit leher Caleb, Jonas akhirnya menjadi manusia serigala yang buas, dan akhirnya ibu Tim menembaknya sampai mati.

Ternyata Caleb belumlah mati , akhirnya ia berhasil menggigit Tim. Akan tetapi ibu Tim berhasil mendorong Caleb hingga jatuh dari tingkat atas. Ternyata pada saat jatuh, Caleb berubah menjadi manusia biasa. Akhirnya mereka berkumpul lagi, dan berkesimpulan bahwa darah Tim lah yang bisa menyembuhkan manusia serigala dari kutukannya. Itulah akhir cerita film ini.

Mmmmm, film ini awalnya keren, yah pada saat adegan awal kejar-kejaran tersebut. Tetapi lama kelamaan menjadi sangat tidak realistik. Yang pertama adalah jumlah orang yang terlihat dalam film tersebut sangat sedikit. Misalnya di kota tempat Tim disembunyikan. Masak kota segede itu, pada saat adu tembak dengan kelompok pemburu, orangnya Cuma kurang dari sepuluh, yang bener aja. Mestinya kan kelompok pemburu yang saat itu Cuma berempat mampus tuh dikeroyokin orang sekota, ya gak. Trus waktu adegan tembak-tembakan di rumah sakit yang diakhiri dengan suara sirine polisi trus mereka akhirnya pada kabur, respon polisi sangat lamban padahal udah terjadi bunuh-bunuhan di rumah sakit tersebut. Yang kedua, aku gak tau settingnya ini pada jaman apa, sebab adegan awal diceritakan banyak kelompok pemburu yang disebar untuk mencari anak legenda itu, tapi yang keliatan getol memburu ya Cuma kelompoknya Caleb doang, lagian kan begitu Caleb udah nemuin lokasi tuh anak, tinggal di calling aja tuh kelompoknya ato di tentukan koordinatnya lewat GPS ato ditanamkan alat pelacak GPS di mobilnya si Tim kan beres dah. Yang ketiga adalah ketidak konsistenan tentang legenda manusia serigala, katanya manusia serigala berubah menjadi serigala pada saat bulan purnama saja, nyatanya tiap malam mereka berubah bentuk. Terus katanya manusia serigala hanya mati oleh peluru perak yang menembus jantung (meski sempat dipake pada awal adegan, dimana seseorang yang dikejar membawa pistol dengan peluru dari perak) ternyata manusia serigala tersebut bisa mati karena beberapa hal, ada yang ditusuk dengan pisau, jatuh dari tingkat atas, dan saya curiga jangan-jangan ada yang mati ketawa karena melihat cerita di film ini???

Terlepas dari itu, emang film ini sama sekali tidak membawa pesan apapun dari film makernya. Film ini Cuma mendompleng cerita manusia serigala yang udah dibuat berbagai versi filmnya. Boleh dikata ni film menunjukkan kalo manusia serigala juga manusia (halah…). Mereka juga ingin terbebas dari kebuasan mereka. Jadi kalo ada tetangga ato sodara anda manusia serigala yang ingin menjadi manusia normal, anda bisa hubungi Tim beserta keluarganya untuk mendapatkan serum anti manusia serigala. Akan tetapi kalo mereka buas tetapi bukan tergolong manusia serigala nah itu mungkin dibawa aja ke rumah sakit gila biar sembuh, ato dikenalkan sama Sumanto si pemakan manusia.

Btw, buat yang penasaran pengen nonton, selamat menonton ya, masih maen kok di bioskop kesayangan anda.

Artha Nugraha Jonar
blogger yang belajar dengan menulis
http://www.arthanugraha.com

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.